Kampanye "Gemar Makan Ikan Dalam Keluarga"

wibiyanto 19 Maret 2017 09:26:56 WIB

Karngmojo (TimSID)- Dukuh Sumberjo (Setyo Amar) mensosialisasikan ke warga program pemerintah gemar makan ikan, karena kandungan gizi yang baik dalam ikan.  Setelah musim hujan ini berakhir, kita programkan untuk menabur benih ikan lagi di aliran sungai arah ke Goa Winong, Kita sudah beberapa kali melaksanakan program ini, sengaja menabur benih ikan di sungai dan jika sudah musim panen ikan, kita panen bersama. Hasilnya kita pancing bersama. Tapi selama belum panen, masyarakat di beri pengarahan dilarang untuk menangkap dengan jaring, jala apalagi setrum atau obat, biar adil. Kalau tidak kita lestarikan bisa-bisa anak cucu kita  tidak tau apa itu ikan mas, kutuk (snake head), gateng (sidat) dan lain-lain yang dulu sangat banyak ditemui di aliran sungai ini, yang hilirnya sampai ke kali oya.

Dukuh Sumberjo melanjutkan, ikan-ikan ini sudah jarang bahkan tidak bisa kita temui lagi karena maraknya pencarian ikan dengan cara disetrum dan menggunakan potas. Kita sudah sampaikan di rapat RT dan pertemuan warga agar kita jaga lingkungan hidup terutama sungai dengan memberi pengarahan agar jangan mencari ikan dengan cara ini, karena bisa merusak populasi dan ekosistem ikan, karena jika benih-benih ikan yang masih kecil ikut mati dan lama-lama ikan akan habis. Kita akan tindak tegas bagi warga yang mencari ikan dengan cara setrum dan potas terangnya.

Ditempat lain, Hadi salah satu warga Sumberjo yang menjadi Penyuluh Swadaya Perikanan terkait dengan program Dusun Sumberjo tentang gemar makan ikan menuturkan, rencana dan kegiatan yang sudah dilakukan warga Dusun Sumberjo sangat baik dan mendukung. Kalo perlu kita usahakan buat spanduk atau plang larangan menangkap ikan dengan menggunakan setrum dan obat/potas. Menurut dia, sesuai Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 Tentang Perikanan dalam pasal 84 bahwa menangkap ikan dengan bahan berbahaya diancam pidana penjara maksimal enam tahun serta denda maksimal sebesar Rp1,2 miliar.

Hadi melanjutkan, dua tahun terakhir ini, animo masyarakat dalam hal budidaya lele lahan kering dibeberapa wilayah di Desa Karangmojo menurun bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Menurunnya animo masyarakat ini disebabkan karena biaya produksi yang tinggi sedangkan nilai jual ketika panen tidak naik secara signifikan. Jika diperhitungkan materi, kelompok budidaya lele rugi. Padahal permintaan lele dari kelompok pemancingan di wilayah Karangmojo dan Ponjong masih tinggi.

Kalau harga benih lele stabil, yang mahal adalah biaya untuk pembelian pakan berkualitas, yang setiap tahun naik. Kenaikan harga pakan ini, tidak dibarengi dengan kenaikan harga jual panen. Selain itu, terpal yang diberikan pemerintah untuk budidaya lele lahan kering sudah banyak yang rusak. Sedang harga terpal ukuran besar dipasaran mahal, dan kualitasnya tidak seperti bantuan dari pemerintah. Kalau terpal dari pemerintah dipakai 4 sampai 5 kali panen, tapi terpal yang beli di toko paling hanya bisa dipakai 2 kali panen. Sehingga banyak para pembudidaya ikan yang gulung tikar imbuhnya. (HNS)

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Dian
    Numpang iklan .... Jual sereh merah, Lokasi Jaranm...baca selengkapnya
    31 Juli 2025 10:07:55 WIB
  • Fitri
    Makasih info sejarahnya. Saya penasaran saat liat ...baca selengkapnya
    22 Juni 2025 02:19:59 WIB
  • Yoky santoso
    Bisakah saya tau lokasinya... Saya ingin / butuh D...baca selengkapnya
    06 Maret 2025 23:23:42 WIB
  • Evi
    Sangat bermanfaat sekali,ternyata tanamannya msh t...baca selengkapnya
    07 Februari 2025 19:30:30 WIB
  • fulan
    HOAX seperti yang sudah dijelaskan pada website re...baca selengkapnya
    16 Juli 2024 16:33:34 WIB
  • Gunawan
    Mantap semoga desa karang mojo makin maju dan gugu...baca selengkapnya
    21 Maret 2024 07:46:32 WIB
  • salam
    Informasinya bermanfaat dan menambah wawasan terka...baca selengkapnya
    11 Juli 2023 11:07:04 WIB
  • Edi P
    Terimakasih bapak Lurah atas Apresiasinya...baca selengkapnya
    01 Juni 2023 12:36:31 WIB
  • Gunanto
    Allhamdulillah semoga semua berjalan lancar.....baca selengkapnya
    12 September 2021 23:42:29 WIB
  • sugi
    SDGs niku menopo mas...baca selengkapnya
    09 September 2021 10:23:09 WIB
Galeri Foto
Aduan Masyarakat
Keluhan Warga
Silahkan sampaikan keluh kesah anda dengan mengisi formulir secara lengkap
Obrolan Warga Karangmojo
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial