Belajar Mencintai

15 Desember 2017 07:25:54 WIB

Al-Imam Shofyan ibn Uyainah (107-198 H), seorang imam Suni dan ahli hadis, pernah memberi jabaran tentang cinta. Terutama ketika dikaitkan dengan cinta kepada Allah.

Sebutnya, "Siapa yang mencintai Allah, maka ia pun cinta pada sesiapa yang dicintai oleh Allah. Dan siapa yang cinta kepada sesiapa yang dicintai Allah, maka ia pun akan cinta kepada sesuatu yang dicintai-Nya. Dan siapa saja yang cinta pada sesuatu yang dicintai oleh Allah, ia pun akan cinta meski tidak dikenali oleh banyak orang."

Sesiapa yang dicintai oleh Allah adalah kutipan Alquran surah an-Nisa [4]: 69, yaitu mereka para Nabi, orangorang yang jujur, para syuhada, dan orang-orang yang saleh.

Belajar mencinta berarti belajar untuk memupuk benih-benihnya dari mereka yang telah berhasil memaknai cinta, yaitu terutama dari Nabi Muhammad SAW. "Katakanlah: 'Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku. Niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu'..." (QS Ali Imran [3]: 31).

Inilah cinta. Ya, cinta bukan hanya kepada siapa tapi juga kepada apa. Bahkan, lebih dari sekadar apa, cinta tidak akan pernah peduli meski nama dan dirinya hilang, tidak dikenali.

Jika cinta sudah pada apa, meski sosok yang dicinta itu sudah tiada, cin ta akan tetap ada. Bagi Allah sesuatu yang dicintai itu adalah ibadah dan amal saleh. Karena itu, sungguh bela jar mencinta akan ibadah dan amal saleh, ia belajar membawa cinta untuk lestari. Bahkan, akhirnya meski dirinya sudah banyak sekali berkorban mera wat cinta, dirinya benar-benar tidak peduli meski dirinya tidak dikenali. Akankah kita dalam cinta ketika suapan nasi kita dibalas dengan umpatan dan cacian? Akankah cinta terawat dan terus terpelihara manakala kebaikan kita sepi dari apresiasi dan balasan?

Lihatlah bagaimana Rasulullah belajar mencinta kepada wanita tua Yahudi yang buta yang tinggal di sudut pasar di Madinah. Wanita Yahudi ini dikenal bermulut kotor dan selalu mengumpat dan mem-bully Rasulullah SAW. Padahal, ia bisa makan dan minum dari suapan Rasul tercinta. Sampai Beliau SAW wafat, sungguh si wanita tua Yahudi ini tidak tahu siapa yang setiap hari menyuapi makan dan minumnya. Setiap cacian dibalasnya dengan suapan penuh cinta dari Rasul.

Ketika Abu Bakar as-Shiddiq men coba merawat cintanya Rasul dengan menggantikan amal 'dahsyatnya' ini, yaitu menyuapi makan dan minum, wanita Yahudi ini baru tahu. Orang yang menyuapinya kini bukan orang yang biasa. Dan betul, karena orang yang biasa itu telah berpulang bersama jernihnya makna cinta. 

Rasulullah Muhammad SAW. Wanita Yahudi ini pun tersadar dan menyesal. Kemudian hadirlah titik hidayah. Mari belajar mencinta di bulan mulia, Maulidur Rasul ini. Demi hadirnya titik-titik kebaikan. Bukan hanya kepada siapa yang berhak dicinta, melainkan juga pada apa yang dicintai-Nya. Wallahu a'lam Oleh: Muhammad Arifin Ilham

 

Sumber: http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/17/12/09/p0oq2o313-belajar-mencinta

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Dian
    Numpang iklan .... Jual sereh merah, Lokasi Jaranm...baca selengkapnya
    31 Juli 2025 10:07:55 WIB
  • Fitri
    Makasih info sejarahnya. Saya penasaran saat liat ...baca selengkapnya
    22 Juni 2025 02:19:59 WIB
  • Yoky santoso
    Bisakah saya tau lokasinya... Saya ingin / butuh D...baca selengkapnya
    06 Maret 2025 23:23:42 WIB
  • Evi
    Sangat bermanfaat sekali,ternyata tanamannya msh t...baca selengkapnya
    07 Februari 2025 19:30:30 WIB
  • fulan
    HOAX seperti yang sudah dijelaskan pada website re...baca selengkapnya
    16 Juli 2024 16:33:34 WIB
  • Gunawan
    Mantap semoga desa karang mojo makin maju dan gugu...baca selengkapnya
    21 Maret 2024 07:46:32 WIB
  • salam
    Informasinya bermanfaat dan menambah wawasan terka...baca selengkapnya
    11 Juli 2023 11:07:04 WIB
  • Edi P
    Terimakasih bapak Lurah atas Apresiasinya...baca selengkapnya
    01 Juni 2023 12:36:31 WIB
  • Gunanto
    Allhamdulillah semoga semua berjalan lancar.....baca selengkapnya
    12 September 2021 23:42:29 WIB
  • sugi
    SDGs niku menopo mas...baca selengkapnya
    09 September 2021 10:23:09 WIB
Galeri Foto
Aduan Masyarakat
Keluhan Warga
Silahkan sampaikan keluh kesah anda dengan mengisi formulir secara lengkap
Obrolan Warga Karangmojo
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial