Dampak Memanjakan Buah Hati

wibiyanto 21 November 2017 17:56:22 WIB

Mitra Membangun Desa- Menyayangi anak adalah hal yang wajar. Tetapi terlalu menyanyangi anak, sampai-sampai selalu menuruti segala keinginannya juga dapat berakibat buruk. Sadar atau tidak, kebiasaan memanjakan dapat berujung pada pembentukan karakter yang negatif seperti berikut.

  • Anak jadi semakin banyak maunya

Ketika sudah terbiasa menuruti inginan anak, Anda akan sulit berkata tidak saat anak meminta sesuatu yang lain. Mendeteksi kelemahan Anda tersebut, ia akan dengan pandai memanfaatkannya untuk mendapatkan lebih banyak lagi keinginannya. Suatu saat Anda merasa kewalahan dan ingin menghentikannya, akan lebih sulit karena anak sudah terbiasa dituruti.

  • Anak menjadi keras kepala dan pemarah

Anda mungkin tidak tahan mendengar rengekan anak, sehingga langsung memberikan apa saja yang ia inginkan. Karena sudah terbiasa dituruti, tentu ia akan merasa kecewa jika suatu ketika Anda mencoba menghentikannya. Kemarahan dan frustrasi saat tidak dituruti dapat diekspresikan dengan paksaan lewat segala cara yang tentu akan membuat Anda pusing seperti memaksa, keras kepala dan marah-marah.

  • Anak menjadi egois

Pada umumnya, anak yang telalu dimanjakan akan tumbuh menjadi anak yang lebih egois daripada anak yang tidak selalu dimanjakan. Mereka terbiasa hidup mudah dan nyaman sehingga sulit ditarik keluar dari zona nyamannya. Mereka akan tumbuh menjadi 'aku' yang selalu dituruti sehingga menjadi egois, selalu ingin didengarkan dan dituruti, cenderung sulit berbagi dengan orang lain dan bahkan dapat menjadi 'tukang pamer' di depan teman-temannya.

  • Anak menjadi mudah melawan orang tua

Karena merasa sangat disayang dan selalu dituruti, Anak akan cenderung melawan dan tidak mau mendengarkan perkataan orang tuanya. Mereka tahu bahwa orang tuanya akan tetap menyayangi mereka, apapun yang mereka perbuat. Mereka bahkan tidak takut melawan orang tua saat merasa ditekan dan dipaksa menuruti keinginan orang tuanya.

  • Anak sulit dewasa

Anda tentu ingin melihat buah hati Anda tumbuh besar menjadi dewasa dengan karakter yang baik dan bertanggung jawab. Namun jika Anda masih terus membiasakan diri menuruti segala keinginan anak, bisa jadi Anda hanya akan membentuk seseorang dengan karakter yang tidak dapat dewasa, sulit untuk mau bekerja keras dan berusaha, hidup bergantung pada kemudahan orang tua dan sifat-sifat buruk lainnya.

  • Sulit mengatasi kekecewaan

Di dalam istana kecilnya, di rumah Anda, ia adalah seorang raja kecil yang berkuasa. Jika sifat ini terus ia bawa dalam pergaulannya dengan orang lain di luar, maka ia akan dapat sulit beradaptasi dengan berbagai karakter orang. Tidak semua orang akan bersedia menuruti keinginannya, dan kekecewaan -tidak lagi menjadi raja kecil- akan dapat berdampak besar seperti mudah marah meledak-ledak, depresi dan efek psikologis sebagainya

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

Aduan Masyarakat

Keluhan Warga
Silahkan sampaikan keluh kesah anda dengan mengisi formulir secara lengkap

Obrolan Warga Karangmojo