Pola Asuh Yang Baik Mendorong Anak Berperilaku Positif

04 November 2017 10:06:51 WIB

Mitra Membangun Desa- Sejatinya,setiap orang tua memiliki pengetahuan, kemampuan, dan kepercayaan diri untuk membesarkan anak-anak mereka di dunia yang aman, penuh cinta, dan dengan konflik yang rendah. Demikian dikatakan Matthew R Sanders, PhD., pendiri Parenting and Family Support Centre, Universitas Queensland, Australia, pada Seminar Nasional Pendidikan Keluarga, di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Senin, 25 Juli 2016 lalu.

Menurut pria yang sudah bergelut selama 30 tahun dalam dunia parenting ini, setiap orang tua, dalam bentuk, cara, dan pola yang berbeda, memiliki kapasitas dan potensi untuk menerapkan pola pengasuhan positif terhadap anak-anaknya.

Apa itu pola pengasuhan positif? Yakni  pengasuhan berdasarkan kasih sayang, saling menghargai, melindungi anak, memenuhi kebutuhan anak dan merangsang tumbuh kembang anak.

“Pola pengasuhan positif perlu menjadi norma standar di masyarakat dan negara menjadikannya sebagai prioritas kebijakan untuk meminimalkan pengalaman yang merugikan anak, “kata Sanders.

Ada banyak dampak positif yang diperoleh seoranag anak bila pola pengasuhan positif ini diterapkan secara sungguh-sungguh oleh setiap keluarga. Antara lain, :

  1. Anak memiliki keterampilan bahasa dan komunikasi;
  2. Anak memiliki keterampilan social atau bergaul;
  3. Anak memiliki kesehatan dan kesejahteraan fisik yang prima;
  4. Anak memiliki keterampilan menyelesaikan masalah;
  5. Anak mampu menghargai keberagaman dan setiap perbedaan

“Intinya, pola pengasuhan positif akan membuat anak mempunyai kemampuan mengelola emosi serta memiliki prestasi secara akademik dan bagi masyarakat akan  menurunkan angka berbagai masalah perilaku, sosial, emosional dan kesehatan,  “tegasnya.

Bahkan, lanjutnya, dengan melakukan pola pengasuhan positif terhadap anak-anaknya, orang tua juga akan beroleh banyak manfaat, antara lain :

  1. Meningkatnya kepercayaan diri;
  2. Tingginya kepuasan dalam pengasuhan;
  3. Meningkatkan mood;
  4. Mengurangi stress dalam pekerjaan;
  5. Menurunkan konflik dalam pekerjaan dan keluarga;
  6. Meningkatnya dukungan sosial.

Sumber: http://cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id/post/read/44

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Dian
    Numpang iklan .... Jual sereh merah, Lokasi Jaranm...baca selengkapnya
    31 Juli 2025 10:07:55 WIB
  • Fitri
    Makasih info sejarahnya. Saya penasaran saat liat ...baca selengkapnya
    22 Juni 2025 02:19:59 WIB
  • Yoky santoso
    Bisakah saya tau lokasinya... Saya ingin / butuh D...baca selengkapnya
    06 Maret 2025 23:23:42 WIB
  • Evi
    Sangat bermanfaat sekali,ternyata tanamannya msh t...baca selengkapnya
    07 Februari 2025 19:30:30 WIB
  • fulan
    HOAX seperti yang sudah dijelaskan pada website re...baca selengkapnya
    16 Juli 2024 16:33:34 WIB
  • Gunawan
    Mantap semoga desa karang mojo makin maju dan gugu...baca selengkapnya
    21 Maret 2024 07:46:32 WIB
  • salam
    Informasinya bermanfaat dan menambah wawasan terka...baca selengkapnya
    11 Juli 2023 11:07:04 WIB
  • Edi P
    Terimakasih bapak Lurah atas Apresiasinya...baca selengkapnya
    01 Juni 2023 12:36:31 WIB
  • Gunanto
    Allhamdulillah semoga semua berjalan lancar.....baca selengkapnya
    12 September 2021 23:42:29 WIB
  • sugi
    SDGs niku menopo mas...baca selengkapnya
    09 September 2021 10:23:09 WIB
Galeri Foto
Aduan Masyarakat
Keluhan Warga
Silahkan sampaikan keluh kesah anda dengan mengisi formulir secara lengkap
Obrolan Warga Karangmojo
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial