Prasangka Yang Membangun

21 Juli 2017 13:53:37 WIB

Ibarat kata peribahasa, "Gajah di pelupuk mata tak tampak. Semut di seberang lautan tampak." Menemukan kesalahan orang lain jauh lebih mudah ketimbang menelisik kealpaan diri. Padahal, musuh terbesar kita adalah diri sendiri, bukan orang lain. Dalam kajian Tazkiyatun Nafs: Intisari Ihya Ulumuddin karya Hawwa S (2008), musuh terbesar adalah jiwa kita. Jiwa memiliki tabiat suka mengajak ke arah keburukan, cenderung kepada kejahatan, dan lari dari kebaikan. Karena itu, kita harus menyucikan, meluruskan, dan menuntun jiwa kita agar beribadah kepada Allah SWT dan mencegahnya dari berbagai hawa nafsu.

Jika jiwa kita abaikan maka kita tak dapat mengendalikannya. Sebaliknya, jika jiwa dididik dengan baik, ia akan menjadi jiwa yang menyesali dirinya dan jiwa yang tenang yang diajak masuk ke golongan hamba-hamba Allah dengan keadaan ridha dan diridhai. Didik dan sucikan jiwa kita karena Allah sangat mencintai orangorang yang membersihkan diri, bersih lahir maupun batin. (QS al- Baqarah: 222).

Jangan pernah sibuk menasihati orang lain sebelum menasihati jiwa diri kita sendiri terlebih dahulu. Firman Allah SWT, "Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang beriman." (QS adz-Dzaariyaat: 55). Naifnya, jika muncul masalah, kita lebih sering mencurigai dan berburuk sangka (suuzan) kepada orang lain. Tanpa fakta dan bukti yang benar, prasangka bisa makin memperkeruh masalah. Selain itu, hubungan silaturahim antarsesama Muslim pun bisa terputus.

Suuzan itu perbuatan tercela. Allah SWT berfirman, "Wahai orang-orang beriman! Jauhilah kalian dari kebanyakan prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu, kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang." (QS al-Hujurat: 12).

Dalam konteks senada, Rasulullah SAW bersabda, "Jauhilah prasangka karena prasangka itu adalah perkataan paling dusta." (HR Bukhari Muslim). Mari kita budayakan suuzan produktif: Curigai diri sendiri! Saat kita sibuk mencurigai diri sendiri, kita jadi tak punya kesempatan berprasangka buruk pada orang lain. Kita bisa fokus menemukenali akar persoalan.

Saat akan atasi masalah, sikap mencurigai orang lain lebih sering bersifat kontraproduktif. Kita kerap dikendalikan hawa nafsu untuk mencari kambing hitam atas suatu persoalan dan merasa pihak paling bertanggung jawab adalah orang lain, bukan diri kita sendiri. Akhirnya, kita gagal menemukan solusi terbaik. Suuzan kepada orang lain merupakan sikap kontraproduktif. Sebaliknya, suuzan pada diri sendiri merupakan sikap produktif. Orang yang gemar mencurigai jiwanya sendiri bisa membuat akalnya sehat, nuraninya hidup, dan hatinya mudah diingatkan dan disadarkan jika melakukan kekeliruan. (Oleh: Asep Sapaat)

 

sumber: http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/17/07/13/ot10h7313-suuzan-produktif

Komentar atas Prasangka Yang Membangun

Supriyo 22 Juli 2017 20:04:25 WIB
Sabar dan nrima ing pandum

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Dian
    Numpang iklan .... Jual sereh merah, Lokasi Jaranm...baca selengkapnya
    31 Juli 2025 10:07:55 WIB
  • Fitri
    Makasih info sejarahnya. Saya penasaran saat liat ...baca selengkapnya
    22 Juni 2025 02:19:59 WIB
  • Yoky santoso
    Bisakah saya tau lokasinya... Saya ingin / butuh D...baca selengkapnya
    06 Maret 2025 23:23:42 WIB
  • Evi
    Sangat bermanfaat sekali,ternyata tanamannya msh t...baca selengkapnya
    07 Februari 2025 19:30:30 WIB
  • fulan
    HOAX seperti yang sudah dijelaskan pada website re...baca selengkapnya
    16 Juli 2024 16:33:34 WIB
  • Gunawan
    Mantap semoga desa karang mojo makin maju dan gugu...baca selengkapnya
    21 Maret 2024 07:46:32 WIB
  • salam
    Informasinya bermanfaat dan menambah wawasan terka...baca selengkapnya
    11 Juli 2023 11:07:04 WIB
  • Edi P
    Terimakasih bapak Lurah atas Apresiasinya...baca selengkapnya
    01 Juni 2023 12:36:31 WIB
  • Gunanto
    Allhamdulillah semoga semua berjalan lancar.....baca selengkapnya
    12 September 2021 23:42:29 WIB
  • sugi
    SDGs niku menopo mas...baca selengkapnya
    09 September 2021 10:23:09 WIB
Galeri Foto
Aduan Masyarakat
Keluhan Warga
Silahkan sampaikan keluh kesah anda dengan mengisi formulir secara lengkap
Obrolan Warga Karangmojo
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial