Ibarat Pohon Beracun

wibiyanto 05 Mei 2017 07:25:09 WIB

Sungguh menarik jika kita belajar dari pohon sebagai perumpamaan. Ada pohon yang berbuah sepanjang musim, berbuah musiman, atau tak berbuah. Selain itu, ada pula pohon beracun.

Saya hendak mengajak orang tua yang tengah mendidik anak agar belajar dari pohon. Allah SWT berfirman, "Dan perumpamaan kalimat yang buruk adalah laksana pohon yang buruk, ditumbangkan dari atas bumi, tidak ada baginya keteguhan." (QS [14]:26).

Prof Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menjelaskan bahwa kalimat yang buruk ialah kalimat syirik, sama dengan pohon yang buruk. Entah pohon jelantang yang gatal, pohon duri yang melampus kaki, atau pohon beracun. Meskipun pohon itu tumbuh, akan lekas tumbangnya. Sebab, uratnya tidak teguh terhunjam ke bumi. Kadang-kadang ditebang karena berbahaya, atau tumbang karena rapuh tempat tumbuhnya, atau terpencil di tempat jauh karena tak ada yang menggunakan atau tidak menjadi sebutan karena tak berfaedah.

Pohon yang buruk (syajaratun khabitsah) ada empat macam. Pertama, pohon berakar rapuh. Pohon akan tumbuh besar jika akarnya menghunjam. Walau badai kencang dan hujan deras, ia tetap kokoh (QS.14:24). Namun, jika akarnya rapuh dan dangkal, sedikit saja badai menerjang, ia akan miring dan tumbang. Demikianlah pribadi yang lemah akidahnya, akan mudah tergoda bujuk rayu duniawi atau putus asa lalu hilang arah. Karenanya, akidah tauhid menjadi utama dalam pendidikan anak (QS [31]:12, [2]:133). 

Kedua, pohon berbatang duri. Waktu saya kecil di kampung, banyak pohon berduri atau bergetah di sekitar rumah. Orang tua selalu mengingatkan agar jangan mendekat karena durinya tajam atau getahnya gatal. Demikianlah, seorang yang menyusahkan hidup orang lain, mereka mengambil yang bukan haknya, korupsi, merusak hutan dan lingkungan (QS [30]:41). Boleh jadi, kelak mereka diberi makan dari pohon berduri (QS [88]:6-7).

Ketiga, pohon berbuah busuk. Alangkah indahnya pohon berbuah, setiap mata tak lepas memandangnya. Namun, bagaimana jika buah itu ternyata busuk? Tentulah kita akan kecewa karena aromanya bau dan rasanya tak enak. Demikianlah ucapan atau tindakan seorang yang boleh jadi memesona namun isinya menipu. Lain di mulut lain di hati. Itulah kemunafikan (QS [2]:204-206, [63]:4) yang penuh kepalsuan (HR Bukhari).

Keempat, pohon berbuah racun. Inilah jenis pohon yang paling berbahaya. Tampilannya juga menarik, tetapi isinya berbisa. Jika dimakan, racunnya menjalar sampai ke jantung dan bisa mematikan. Demikianlah orang yang sikap, kata, dan lakunya menghinakan (QS [31]:18-19). Itulah keangkuhan, yakni menolak kebenaran (merasa paling benar) dan merendahkan bahkan menistakan orang lain (HR Muslim).

Nabi Muhammad SAW berpesan, "Demi Allah dia tidak beriman, demi Allah dia tidak beriman, demi Allah dia tidak beriman." Seseorang bertanya, "Siapa dia, ya Rasulullah?" "Orang yang tetangganya tidak aman dari keburukannya." (HR Bukhari) ... (Hasan Basri Tanjung)

 

Sumber: http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/17/04/29/op5vnv313-ibarat-pohon-beracun

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Dian
    Numpang iklan .... Jual sereh merah, Lokasi Jaranm...baca selengkapnya
    31 Juli 2025 10:07:55 WIB
  • Fitri
    Makasih info sejarahnya. Saya penasaran saat liat ...baca selengkapnya
    22 Juni 2025 02:19:59 WIB
  • Yoky santoso
    Bisakah saya tau lokasinya... Saya ingin / butuh D...baca selengkapnya
    06 Maret 2025 23:23:42 WIB
  • Evi
    Sangat bermanfaat sekali,ternyata tanamannya msh t...baca selengkapnya
    07 Februari 2025 19:30:30 WIB
  • fulan
    HOAX seperti yang sudah dijelaskan pada website re...baca selengkapnya
    16 Juli 2024 16:33:34 WIB
  • Gunawan
    Mantap semoga desa karang mojo makin maju dan gugu...baca selengkapnya
    21 Maret 2024 07:46:32 WIB
  • salam
    Informasinya bermanfaat dan menambah wawasan terka...baca selengkapnya
    11 Juli 2023 11:07:04 WIB
  • Edi P
    Terimakasih bapak Lurah atas Apresiasinya...baca selengkapnya
    01 Juni 2023 12:36:31 WIB
  • Gunanto
    Allhamdulillah semoga semua berjalan lancar.....baca selengkapnya
    12 September 2021 23:42:29 WIB
  • sugi
    SDGs niku menopo mas...baca selengkapnya
    09 September 2021 10:23:09 WIB
Galeri Foto
Aduan Masyarakat
Keluhan Warga
Silahkan sampaikan keluh kesah anda dengan mengisi formulir secara lengkap
Obrolan Warga Karangmojo
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial