Menanam Pohon Kebajikan

wibiyanto 10 Maret 2017 07:42:28 WIB

Hikmah (SID)- Ibarat pohon, seorang mukmin sejatinya tumbuh di atas akar (akidah) kokoh, berdiri tegak dengan batang (ibadah) yang menjulang dan berbuah (akhlak karimah) tiada henti (QS 14:24-25). Nabi SAW berpesan, "Tak seorang Muslim pun menanam pohon, kecuali sesuatu yang dimakan dari tanaman itu akan menjadi sedekah, dan yang dicuri orang lain pun bernilai sedekah baginya. Apa saja yang dimakan binatang buas, itu menjadi sedekah. Apa yang dimakan burung, itu pun sedekah. Tak seorang pun yang menguranginya kecuali itu menjadi sedekah baginya." (HR Muslim).

Menanam pohon kebajikan mestilah dengan ketulusan, kesungguhan, dan bertebaran. Andaikan usia sudah lanjut atau kiamat akan terjadi esok hari pun, bibit di genggaman segeralah tanam (HR Bukhari). Bukankah pepohonan yang kita nikmati hari ini adalah hasil tanaman orang tua kita dahulu? Lalu, mengapa kita tidak menanam pohon untuk dipetik buahnya oleh anak cucu kita nanti? "Bukankah kebaikan hanya patut dibalas dengan kebaikan"? (QS 55:60).

Teringat, guru dan sahabat baik saya yang wafat dua bulan lalu, almarhum Ustaz Damanhuri Zuhri, semoga Allah SWT merahmatinya, amin. Beliau sosok yang senang menolong orang di mana dan kapan saja.

Jika tidak bisa dengan harta, ia dorong dengan kata lalu mendoakannya. Pohon kebajikan yang ditanamnya pun berbuah sudah. Saya ingin sebutkan tiga buah kebajikan yang kini dipetik oleh keluarga yang akan mengalirkan pahala abadi untuknya. 

Pertama, anak keduanya, ananda Faiz, sudah hafiz Alquran walaupun masih remaja dan insya Allah akan mendapat beasiswa kuliah ke Universitas Al-Azhar, Kairo, hingga doktor. Buah kebajikan ini dipetik dari sahabat baik almarhum, yakni Ustaz Yusuf Mansur.

Kedua, keluarganya mendapat hadiah istimewa dari Kerajaan Arab Saudi, yakni ibadah haji. Entah apalah kebajikan almarhum, hingga Dubes Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi datang ke rumahnya. Jika orang lain menunggu puluhan tahun, tetapi istri dan tiga anaknya akan berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Ketiga, akan dibangun rumah tahfiz Alquran. Semasa hidupnya, almarhum ingin memiliki rumah tahfiz untuk melahirkan penghafal Alquran.

Rupanya, dubes Arab Saudi bukan hanya memberi hadiah ibadah haji, tetapi juga ingin mendengar cita-cita almarhum yang belum terwujud. Insya Allah, beliau akan membangun rumah tahfiz tersebut dalam waktu dekat. Almarhum suka membaca doa ini, "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmatmu yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku, dan supaya aku dapat berbuat amal saleh yang Engkau ridhai. Berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sungguh aku termasuk orang yang berserah diri." (QS 46:15). 

Prof Dr Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar mengurai dengan puitis. "Kalau ayah seorang yang berjasa, diberi Allah kiranya kita sebagai putranya melanjutkan jasa itu. Supaya kita beramal saleh yang diridhai Tuhan. Janganlah kiranya terhenti sejarah kebajikan dalam hidup kami sehingga aku saja, malahan terus turun-temurun, menjadi kebanggaan. Atas kesalahan yang aku telanjur membuatnya karena kelemahanku, karena kebebalanku, namun aku selalu berusaha hendak menjadi orang baik, dan walaupun bagaimana aku adalah seorang Muslim."

Jika almarhum Ustaz Damanhuri Zuhri sudah menanam pohon kebajikan dan keluarga memetik buahnya kini, lalu apa yang sudah kita tanam untuk dipetik anak-cucu nanti? "Siapa yang menanam, ia yang akan menuai," begitulah pepatah mengingatkan. Allahu a'lam bish-shawab. (Oleh Hasa Basri Tanjung)

sumber: http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/17/03/03/om8d0g313-menanam-pohon-kebajikan

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Dian
    Numpang iklan .... Jual sereh merah, Lokasi Jaranm...baca selengkapnya
    31 Juli 2025 10:07:55 WIB
  • Fitri
    Makasih info sejarahnya. Saya penasaran saat liat ...baca selengkapnya
    22 Juni 2025 02:19:59 WIB
  • Yoky santoso
    Bisakah saya tau lokasinya... Saya ingin / butuh D...baca selengkapnya
    06 Maret 2025 23:23:42 WIB
  • Evi
    Sangat bermanfaat sekali,ternyata tanamannya msh t...baca selengkapnya
    07 Februari 2025 19:30:30 WIB
  • fulan
    HOAX seperti yang sudah dijelaskan pada website re...baca selengkapnya
    16 Juli 2024 16:33:34 WIB
  • Gunawan
    Mantap semoga desa karang mojo makin maju dan gugu...baca selengkapnya
    21 Maret 2024 07:46:32 WIB
  • salam
    Informasinya bermanfaat dan menambah wawasan terka...baca selengkapnya
    11 Juli 2023 11:07:04 WIB
  • Edi P
    Terimakasih bapak Lurah atas Apresiasinya...baca selengkapnya
    01 Juni 2023 12:36:31 WIB
  • Gunanto
    Allhamdulillah semoga semua berjalan lancar.....baca selengkapnya
    12 September 2021 23:42:29 WIB
  • sugi
    SDGs niku menopo mas...baca selengkapnya
    09 September 2021 10:23:09 WIB
Galeri Foto
Aduan Masyarakat
Keluhan Warga
Silahkan sampaikan keluh kesah anda dengan mengisi formulir secara lengkap
Obrolan Warga Karangmojo
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial