KORDINASI SUB PPKBD KALURAHAN KARANGMOJO 9 JANUARI 2025 DI PADUKUHAN JETIS

wibiyanto 15 Januari 2025 14:22:42 WIB

Karangmojo ( TIM SIDA ) Kegiatan kordinasi Sub PPKBD Kalurahan Karangmojo Kapanewon Karangmojo pada hari Kamis tanggal 09 Januari 2025 bertempat di rumah sub PPKBD Padukuhan Jetis ( Ibu Supartini ) berjalan sangat baik dan lancar.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kwalitas kesehatan bumil serta para balita, karena saat ini stunting harus bisa teratasi, dengan kordinasi Sub PPKBD kalurahan maka di setiap titik padukuhan harus bisa menjaga, mengawasi tentang kesehatan agar tidak masuk dalam stunting.

Dengan adanya banyak program tahunh 2025 dari Provinsi maupun kabupaten, sebagai wilayah lokus stunting. Kader kb utamanya harus punya data balita karena ranahnya pekerjaan kader kb yang harus aktif dalam menangani adanya stunting. Program Genting : gerakan orang tua asuh atasi stunting, harus sigap dengan data berdasarkan data balita, RTLH, sanitasi tidak layak agar menjadi acuan dalam penanganan. Selain itu form kelompok kegiatan (bkb, bkr, uppka, bkl), akhir Januari sudah harus selesai untuk dientry. Mohon di sampaikan ke kader KB agar bisa disampaikan ke warga masyarakat tentang iud dan implan masih tersedia gratis di pmb yustina Padukuhan Ngagel, pmb watik Padukuhan Gedangan 3, klinik Mitra Padukuhan Karangmojo 1, RSI Kapanewon Karangmojo. Terkait ini harus ada validasi data kepesertaan kb untuk dikerjakan dan dikumpulkan saat rakor kb. Dan juga untuk insentif Kalurahan Karangmojo tetap lewat rekening yang disalurkan untuk honor, untuk itu tiap kader mengumpulkan foto copy no rek dan nik, baik kader tetap maupun yang ganti kader.

Pada rakor saat ini juga membahas tentang waspada PMK pada hewan ternak, hati2 bila membeli daging konsumsi agar lebih jeli.

Pada kordinasi ini menyangkut kesehatan pada masyarakat harus waspada penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk cikungunya, dB, kaki gajah untuk itu mohon disampaikan pada masyarakat agar meningkatkan PSN dan PHBS agar sarang dan nyamuk penyebab penyakit tersebut bisa punah sampai jentik-jentiknya.

Dalam kordinasi ini juga menyangkut pada kader remaja agar dapat di suport dan didorong untuk lebih aktif dalam pelaksanaan posyandu remaja agar kesehatan massa remaja bisa terpantau sehingga nantinya jika sudah menikah tidak ada lagi yang namanya anak stunting.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

Aduan Masyarakat

Keluhan Warga
Silahkan sampaikan keluh kesah anda dengan mengisi formulir secara lengkap

Obrolan Warga Karangmojo